Kambing merupakan binatang ternak
yang cukup populer khususnya di Indonesia. Tak hanya diternakkan untuk tujuan
pengambilan daging, kambing juga banyak dipelihara karena kualitas susunya jauh
lebih baik jika dibandingkan dengan jenis susu hewani lainnya. Susu Kambing
memiliki komponen penyusun yang kompleks dan dalam jumlah dua kali lipat
dibandingkan yang terkandung dalam susu lainnya. Berdasarkan penelitian
lanjutan beberapa ahli, kualitas Susu Kambing bahkan diklaim mendekati komposisi air susu ibu atau ASI. Dengan demikian, Susu Kambing cukup aman atau
bisa dikatakan yang paling aman diberikan kepada bayi ketimbang susu lainnya. Susu Kambing untuk bayi memang memiliki banyak keunggulan. Berikut uraiannya.
Belakangan ini Susu Kambing sedang ramai – ramainya
dibicarakan. Susu Kambing dikenal salah satunya karena manfaatnya yg diyakini
dapat menjadi “alternatif” pengobatan
modern.
Khasiat Susu Kambing diantaranya untuk :
- masalah lambung, seperti maag, masalah asam lambung, dll
- menghaluskan kulit
- membantu meningkatkan daya tahan tubuh
- membantu proses pemulihan setelah sakit
Tetapi tidak sedikit juga yang
tidak suka mengkonsumsi Susu Kambing dikarenakan “bau kambing” yang melekat di Susu Kambing tersebut. Kurangnya minat orang – orang untuk mengkonsumsi Susu
Kambing lebih disebabkan karena anggapan Susu Kambing yang tidak boleh
dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi. MITOS ITU TIDAK BENAR. Kandungan
utama Susu Kambing yang terdiri dari KALIUM justru berfungsi menstabilkan
tingginya tekanan darah, mengatur fungsi kerja jantung dan menekan resiko
terkena arteriosklerosis. Pernyataan itu dikuatkan penelitian terhadap lebih
dari 40.000 pria Amerika yang mengkonsumsi Susu Kambing selama 4 tahun.
Kesimpulan riset menyatakan kelompok yang mengkonsumsi lebih banyak KALIUM,
ternyata memiliki resiko terserang stroke lebih rendah. Dengan segudang
manfaat, Susu Kambing baik dikonsumsi semua umur. (Dr. Zen Djaja MD, Dokter sekaligus pimpinan Balai Pengobatan Umum
Yayasan Tri Dharma, Malang)
Susu Kambing Mudah
Dicerna : Susu Kambing mempunyai molekul protein dan lemak yang
sangat halus, lembut, serta mudah di cerna dibandingkan susu sapi. Sangat baik
untuk diet bayi dan juga orang dewasa yang mempunyai masalah pencernaan.
Disebabkan molekul lemak yang sangat halus serta sifatnya yang dapat
menetralisir ke asaman tubuh, maka sangat bermanfaat digunakan bagi perawatan
pasien yang mengalami kondisi usus bermasalah dan asam lambung (maag).
- Susu Kambing dapat di cerna hanya dalam waktu 20 menit
- Dibutuhkan waktu 2-3 jam untuk mencerna susu sapi
Toleransi Laktosa : Sifat Susu Kambing yang mudah di cerna membolehkan laktosa melalui usus
dengan mudah. Susu kambing mempunyai kandung laktosa 7% lebih rendah berbanding
susu sapi. Oleh karena Proteinnya lembut dan efek laktosanya ringan, sehingga
tidak menyebabkan diare dan sangat baik untuk kanak-kanak yang punya masalah
pencernaan dan alergi susu sapi atau susu kedelai.
Susu Kambing Bersifat
Alkaline (Alkaline Food) : Mengandung (L-Glutamine) asam Amino yang
Bertugas Menetralisir ke asaman tubuh menjadi ALKALINE (Alkanizing Amino Acid).
Maka tidak menyebabkan acid (asam) dalam darah atau usus. Kandungan Asam
berlebihan di dalam darah dapat menyebabkan gejala sbb :
- Mudah Lelah
- Sakit Kepala
- Nyeri Otot
- Kelebihan Berat Badan
- Ketidak seimbangan Gula Darah (Potensi Diabetes)
- Tekanan Darah Tinggi
- Mudah Berkembang biak Bakteri merugikan dan parasit di dalam usus
- Ke asaman dapat menimbulkan Kanker



0 komentar:
Posting Komentar